Gol Persib Dianulir, Benarkah Putusan Wasit?

Posted on

Duel el clasico Indonesia antara Persija Jakarta versus Persib Bandung di Stadion Manahan, Solo, Jumat (03/11) dimenangkan tuan rumah dengan skor 1-0. Kemenangan Macan Kemayoran ditentukan oleh penalti Bruno Lopes pada menit ke-70.

Kemenangan Persija dinodai dengan sikap walk out tim Maung Bandung di menit- menit akhir babak kedua. Persib tak mau melanjutkan pertandingan karena merasa dirugikan kepemimpinan wasit Shaun Robert Evans asal Australia.

Gol Ezechiel N’Douassel pada menit ke-28 tak disahkan. Kemarahan Persib makin memuncak saat pemain belakang mereka Vladimir Vujovic diganjar kartu merah.

“Gol N’Douassel jelas sah, dari tayangan ulang maupun video kami, bola menyentuh tanah dan memantul jaring atas. Semua lihat jaringnya sampai goyang, ini wasit buruk sekali, lebih buruk dari wasit Indonesia,” ujar Manajer Persib, Umuh Muhctar.

Terkait penalti yang dihadiahkan ke Persija, Umuh mengatakan jika pelanggaran tersebut masih 50:50. Ia juga tak habis pikir terkait kartu merah yang diterima Vujovic. Atas kepemimpinan wasit tersebut, ia berencana melayangkan surat protes ke PSSI.

“Ini keanehan, wasit asing, masih lebih bagus wasit lokal. Tadi wasit bilang tidak melihat kalau terjadi gol.
Saya sangat menyesal, bermain harus fair, kalah ya kalah asal fair.”

“Ini keterlaluan, saya sangat tidak mengerti dengan wasit dari Australia ini. Ini kejahatan namanya. Waktu setengah main kami sudah mau berhenti karena kami yakin tidak akan menang,” tegas Umuh.

Sejumlah fakta menarik terjadi dalam partai sarat gengsi edisi ke-38 sejak Liga Indonesia pertama pada musim 1994-1995.

1. Tekel horor Rudi Widodo

Rudi Widodo melakukan tekel berbahaya kepada Kim Kurniawan pada menit kedelapan. Kaki kanan Rudi menghunjam betis belakang Kim. Kim pun harus digotong keluar dan tidak berselang lama dia digantikan oleh Dedi Kusnandar.

2. Sistem resapan baik Stadion Manahan

Hujan deras mengguyur sejak menit-menit awal pertandingan. Hujan turun hampir sepanjang babak pertama. Namun, tidak terlihat genangan yang berpotensi mengganggu alur bola. Dapat dikatakan, Stadion Manahan memiliki sistem resapan air yang baik.

Comments

comments

Loading...