Jangan Pernah Mau Didekati Pria Yang Memiliki 7 Ciri Seperti Ini, Apalagi Dijadikan Istrinya, No 2 Bahaya Banget

Posted on

Untuk setiap wanita yang masih melajang, berhati-hatilah bila anda menjumpai pria dengan tujuh karakteristik berikut ini

Memiliki suami yang shaleh, tampan, penyayang, sabar, berakhlak mulia, pintar, kaya adalah dambaan semua perempuan salihah di muka bumi. Pria seperti itu sungguh langka. Bila ada, maka tentulah banyak sekali yang menginginkannya untuk dijadikan suami.

Bagi para akhwat yang sedang menjalin benang-benang asmara, sedang berkenalan dengan sesosok pria, atau sedang menjalani masa taaruf, maka berhati-hatilah bila anda menjumpai pria dengan tujuh karakteristik berikut ini.

Pertama, pria tersebut jauh dari Allah dan mudah sekali melupakan Allah. Kalaulah Allah, sebagai Tuhan yang menciptakan dirinya saja dilupakan, apalagi anda, yang belum terikat hubungan resmi dengannya. Tentunya ia bakalan mencampakkan anda pula. Waspadalah!

Ilustrasi

Kedua, pria tersebut sudah berani mengajak anda melakukan hubungan badan, sebelum dilangsungkan pernikahan. Bahasa kerennya ia meminta keperawanan sebagai bukti cinta. Tentunya ia pasti berjanji menikahi Anda setelah melakukan hubungan terlarang itu.

Nah, pria seperti ini perlu untuk segera ditinggalkan dan dilupakan. Kalau kepada anda ia sudah berani mengajak bersetubuh, bukan tidak mungkin hal ini ia lakukan pula kepada perempuan lain.

ilustrasi

Ketiga, pria tersebut telah berlaku tidak sopan, kurang ajar, atau tidak senonoh terhadap anda sebelum menikah. Misalnya, ia berani mencium pipi, menciumi atau menjilati leher anda, mengulum bibir anda, berupaya keras untuk memegang organ intim anda, menggerayangi paha, mencubit pantat, atau meraba-raba buah dada anda.

Hakikat cinta adalah menjaga. Kalau pria itu benar-benar mencintai anda, tentunya ia akan menjaga diri dari melakukan perbuatan tercela.

ilustrasi

Seperti yang dikutip dari ruangmuslimah, khusus poin kedua dan ketiga di atas, ada sementara pria yang cerdik. Mereka melakukannya secara bertahap. Mulai dengan mengajak makan malam berduaan di tempat sepi, meletakkan sesuatu di makanan atau minuman. Setelah sang gadis tak sadarkan diri, pria itu mulai beraksi melucuti pakaiannya dan menodainya.

Comments

comments

Loading...